Android Market Berubah Menjadi Google Play

Avatar banowati

Istilah Android Market sudah tidak digunakan lagi oleh Google. Alih-alih Android Market, kini mereka memiliki Google Play, suatu pusat layanan digital yang terdiri dari Play Store (Android Market), ebook shop, serta streaming content. Ya, selain berubah nama, fasilitas dari layanan Google ini juga bertambah.

google_play

Google Engineering Director Chris Yerga mengatakan bahwa perubahan nama menjadi Google Play bertujuan untuk meninggalkan trademark Android. Dengan nama yang lebih universal seperti Google Play, para pengguna non-Android diharap menyambut baik fasilitas baru Google ini.

Mengapa pengguna non-Android juga dilibatkan? Bukankah Android Market merupakan fitur yang hanya bisa dimanfaatkan oleh Android? Memang fitur Play Store menggantikan fungsi Android Market. Tapi jika seseorang hanya ingin menonton sesuatu atau mendengarkan lagu via Google Play, mereka tidak membutuhkan Android. Cukup membuka Google Play dari browser. Menarik, bukan? Sayangnya, blog resmi Google mengatakan bahwa fasilitas yang ada di Google Play nantinya akan berbeda pada tiap-tiap negara. Jadi ada kemungkinan fasilitas yang bisa diakses hanya musik dan aplikasi, tanpa bisa menikmati film dan ebook shop, misalnya.

 

Sumber:
inet.detik.com

Share this

Blog terkait

Komentar